Tim Gowes Nusantara Tiba Di Rute Yang Paling Berat

By | June 9, 2017

Pada hari sabtu yang lalu (13/05/2017), Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memimpin program gerakan #AyoOlahraga dengan salah satunya adalah Gowes Nusantara. Program bersepeda ini diikuti oleh 15 peserta yang tergabung dalam beragam komunitas olahraga serta masyarakat umum  Aceh. Acara ini dimulai dari titik nol yaitu kota Sabang dan secara serentak juga akan bergulir pada kota-kota yang menjadi titik paling depan tanah air seperti Merauke, Tarakan, Atambua, Aceh Besar, serta Banda Aceh.

 

Hari keempat perjalanan tim Gowes Nusantara

Pada hari keempat atau tepatnya pada 16/05/2017, tim Gowes  tersebut atau tepatnya Gowes Touring Pesona Nusantara (GTPN) akan tiba pada rute yang dirasa paling berat di antara seluruh rute yang harus ditempuh pada etape 1 ini. Rute yang dimaksud adalah dari Biruen sampai Takengon yang hampir sama dengan Route Audax Bromo 100 km, dimana anggota tim harus bersepeda ke daerah pegunungan dengan ketinggian 1500 mdpl. Sementara pada rute puncak ketinggiannya mencapai 1100 mdpl.

 

Walaupun rute yang harus ditempuh pada hari keempat ini secara fisik cukup melelahkan tetapi dari segi pengetahuan dan batin sangat bermakna. Ini karena rute yang dilewati tersebut merupakan kawasan pegunungan Aceh yang cantik. Selain itu tim touring dengan bersepeda ini juga diajak untuk melakukan napak tilas sejarah tanah air  yang sangat berharga. Pengalaman ini nantinya akan diimbaskan kepada masyarakat yang mengikuti perjalanan tim GTPN ini.

 

Keseruan rute pada hari keempat perjalanan touring sepeda

Pada bagian awal perjalanan rute Bireuen-Takengon yang merupakan perbukitan menjorok antara himpitan pegunungan kokoh  atau tepatnya adalah kilomenter 29 Kecamatan Juli Bireuen, tim gowes tiba di sebuah situs sejarah yang disebut Cot Panglima. Pada masa perjuangan dahulu di tempat inilah Panglima Divisi X, yaitu Kolonel Hussein Yusuf menyempatkan diri untuk rehat saat mengangkut peralatan Radio Rimba Raya menuju wilayah Aceh Tengah pada tahun 1948.

 

Budi Yakin sebagai ketua Tim Gowes menyatakan bahwa dahulu di daerah tersebut disiarkan Radio Perjuangan. Artinya Negara kita belum sepenuhnya dikuasai oleh penjajah. Peristiwa tersebut merupakan tonggak perjuangan diplomasi yang sangat besar maknanya bagi Negara kita. Tak hanya menyimpan jejak sejarah bangsa Indonesia, pada Kabupaten ini juga tersaji sejarah modern dan actual. Salah satunya adalah fakta perjalanan hidup presiden RI Jokowi yang juga sempat memulai kariernya di daerah Aceh.

 

Pada masa mudanya, Presiden Jokowi pernah tinggal di Kabupaten Bener Meriah ini selama sekitar 3 tahun untuk bekerja pada PT Kertas Kraft Aceh yaitu sekitar tahun 1986 – 1988. Rumah yang sempat beliau tinggali dahulu memang telah digusur demi pengembangan Bandara Rembele, tetapi orangtua angkat beliau yaitu H.  Nurdin hingga saat ini masih hidup dan tinggal di Kabupaten Bener Meriah hingga saat ini.

 

Menpora mengatakan bahwa rangkaian gerakan #AyoOlahraga ini bertujuan untuk membuat masyarakat bandar togel sgp kian mencintai olahraga dan menjadikannya sebagai aktivitas yang menyenangkan dan dapat dilakukan oleh siapa saja mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 15 pesepeda utama ini direncanakan akan menyusuri rute sepanjang hingga 5 ribu km dengan melintasi berbagai kota di pulau Jawa dan Sumatra. Secara keseluruhan acara Gowes Pesona Nusantara ini akan dilakukan di 90 kota dan kabupaten di tanah air.

 

Perjalanan tim touring dengan sepeda ini akan berakhir di Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah pada 9 September 2017 yang akan datang bertepatan dengan peringatan  HAORNAS atau Hari Olahraga Nasional. Rute yang akan dilintasi anggota tim Gowes ini terdiri dari 90 etape dan memang dirancang melintasi lokasi-lokasi wisata, budaya, dan seni utama pada  setiap kawasan. Lokasi-lokasi tersebut juga hanya dapat dicapai dengan menggunakan sepeda.